Minggu, 26 Oktober 2008

DAMPAK MAKRO KRISIS FINANSIAL 2008 (Tulisan 1)

Pada pasar keuangan Indonesia yang harus berkompetisi berat dengan negara maju dalam memperebutkan kapital dan likuiditas, maka investor sepertinya biased againts negara Emerging Market karena risk aversion dan flight to safety.

Pertama akan kita lihat sejauh mana implikasinya kepada deficit financing dan Balanced of Payment : 

-Pemerintah maupun swasta menghadapi kesulitan mendapatkan pendanaan dari pasar modal

-Turunnya pertumbuhan ekonomi dunia berakibat pada neraca pembayaran (barang ,jasa dan modal) , ekspor sulit atau tumbuh tapi sangat lambat dan modal masuk yang sangat berkurang dan terbatas.

Yang diperlukan tidak hanya strategi jangka pendek, tapi juga jangka panjang yang komprehensif

Tidak ada komentar: